Minggu, 23 Desember 2012

Peduli lingkungan Kita

KEMBALI KE ANGKUTAN UMUM


Assalamualaikum wr.wb


Salam sejahtera bagi kita semua,baik yang sedang dilanda cobaan,masalah yang tak kunjung reda,tetap lah yakin bahwa dibalik itu semua akan ada kebahagiaan yang menyertai.disini saya akan mencoba mengungkap masalah didalam lalu lintas dengan tema “Kembali ke Angkutan Umum”.kenapa saya bilang begitu?Nah simak baik-baik cerita ini,saya bertempat tinggal di Yogyakarta,kota yang sangat ramai dan ditambah lagi  dengan jumlah mahasiswa dari luar jogja,sungguh luar biasa pagi-pagi  saja pukul 04.00 wib  sudah ramai oleh suara sepeda motor,mobil,bus,angkutan umum,dan bahkan pesawat terbang juga turut andil meramaikan,padahal kalau kita kaitkan dengan jaman 70-an kota Yogyakarta ini merupakan satu-satunya kota yang disebut “kota sepeda”.kenapa kota sepeda? hal itu dikarenakan pada jaman 70-an sangat jarang ditemukan orang yang mengendarai sepeda motor,mobil dan lain sebagainya yang ada hanya menggunakan sepeda,kemana-mana naik sepeda.sehingga pada jaman 70-an kota Yogyakarta ini sangat sejuk,bersih,bebas polusi dan pencemaran udara, jauh dari kondisi macet dan lain sebagainya.tapi sekarang apa? Di setiap sudut,di gang dan di daerah mana pun di jogja ini sudah banyak terdapat kemacetan,kebisingan dan sebagainya.Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya jumlah sepeda motor,mobil,bus yang berdatangan dari luar negeri yang di eksport untuk kelancaran perekonomian Negara pengeksport dan mencelakakan Negara pengimport itu sendiri,kenapa saya bilang begitu?  Coba bayangkan kalau saja Indonesia mengimport mobil lebih dari 1000 unit mobil per tahun? Ditambah lagi harga sepeda motor sekarang udah seperti harga kacang goreng,hanya dengan DP tiga ratus ribu saja sekarang sudah bisa punya sepeda motor,jadi dengan begitu bagaimana dengan nasib si sopir angkutan umum? Apakah kita tidak berpikir kalau saja kita yang berada diposisi bapak supir yang sedang menunggu penumpang di bawah terik matahari kalau si tukang becak atau didalam bus yang sudah tua,dan harus menyetorkan uang setoran kepada sipemilik bus ,becak,atau bajay mungkin,kadang pulang tanpa setoran keistri dikarenakan minim nya penumpang sehari-hari dan akhirnya apalagi yang akan terjadi selain,kemiskinan,kelaparan  kemelaratan dan keterbelakangan yang akan dihadapi oleh rakyat Indonesia ini khususnya.selain itu jalanan juga semakin macet dan pastinya jika jumlah kendaraan semakin tinggi maka kemungkinan polusi udara dan polusi suara itu akan semakin besar dan bahkan bisa mengakibatkan kerugian yang sangat fatal bahkan nyawa manusia juga akan terancam.kenapa tidak ? mari kita bayangkan sejenak dengan bertambahnya jumlah kendaraan maka  gas CO dan asap di udara juga semakin tinggi apabila gas CO diudara semakin tinggi otomatis akan menimbulkan penipisan lapisan ozon,dengan menipisnya lapisan ozon akan mengakibatkan pemanasan global jadi setelah pemanasan global mengakibatkan es di kutub utara mencair dan bisa menenggelamkan pulau-pulau kecil,itu lah akibat ulah dari manusia,semakin tinggi pengetahuan manusia tentang IPTEK memang semakin meningkatkan taraf hidup manusianya tapi tekadang kita  tidak sadar akibat yang paling berbahaya dari iptek itu sendiri.jadi bagaimana menurut anda mengenai masalah besar ini ? apakah kita yang sudah mengetahui dampak dari itu semua akan tetap diam berpangku tangan? Atau hanya diam menunggu masalah yang lebih mengerikan lagi? Atau kita menunggu orang lain? Memang saya mengakui dalam mengubah cara pikir orang banyak itu sangat susah apalagi di jaman sekarang ini khususnya diperkotaan tak ada lagi yang peduli dengan lingkungan,mereka hanya memikirkan diri sendiri ”sing penting aku sakeluargaku iso maem “ di zaman sekarang ini sangat jarang ditemukan  orang yang sempat memikirkan lingkungan hidup.dalam sebuah cerita dari bapak-bapak supir angkot pak ucok dan pak ujang:
“dibawah terik matahari disuatu terminal didekat pasar bringharjo pak ucok dan pak ujang sedang berdebat tentang minim nya penumpang mereka kemudian dihampiri oleh seorang mahasiswa pendidikan biologi dari UIN sunan kalijaga Yogyakarta”
Pak ucok :alaaahh panas sekali ya pak ujang siang ini,sudah serasa kayak di neraka ini!!! 
Pak ujang:bah… betul sekali pak ucok bukan siang ini saja menurutku pak tapi sudah hampir satu minggu ini kalau sudah jam segini pasti matahari itu selau memancarkan sinar yang bisa membuat mendidih kepala botak ku ini.hahahaha
Pak ucok          :(sambil tertawa) sudah berapa banyak penumpang yang kamu dapatkan pagi ini? Kalau saya boro-boro dapat penumpang,mindahin angkot ini saja dari tadi pagi belum ada.alahh…alahh… bagaimana pulak ini,setoran buat bos saja tidak ada apalagi setoran buat istri dirumah..(sambil menghela napas)
Pak ujang        :(sambil meminum sisa kopi)memang pak ucok sekarang ini para penumpang sudah jarang ada yang mau naik angkot,banyak sakali alasan mereka ada yang angkotnya butut sudah tua lah,banyak copet lah,panas dan bau dan apalah,apalagi anak sekolahan zaman sekarang ini tak ada lagi yang mau naik angkot seperti angkot kita-kita ini mereka semua milih angkot yang supirnya anak muda dan gaul  dan juga angkot yang bagus dan ada music-music anak muda zaman sekarang ini.itu lo lagunya cinta satu malam itu.
Pak ucok          :betul sekali itu pak ujang apalagi zaman sekarang ini dengan uang tiga ratus ribu saja para kariawan-kariawan sudah bisa punya sepeda motor,dan bisa menyicil sampe bebrapa tahun lamanya,jadi buat apa lagi naik angkot butut kita-kita ini.kalau keadaan terus seperti ini bagaimana dengan nasib  anak istri kita bakalan tidak bisa makan dan sekolah.bagaimana sihh kebijakan bapak presiden dan para pejabat-pejabat Negara yang sedang ongkang-ongkang kaki di kursinya sana.tidak kah mereka pikirkan nasib para rakyat kecil seperti kita ini??? Siapa yang perlu disalahkan dalam hal ini?
Pak ujang        :saya juga bingung siapa yang harus disalahkan yaa.. itulah nasib mereka punya uang dan bisa kredit sepeda motor ,memang sudah nasib kita mungkin pak jadi rakyat jelata seperti ini.kalau saya juga punya uang mah saya bakalan ikut kredit sepeda motor,tapi boro-boro deh,buat makan saja susah.
Pak ucok          :bapak salah,,para pejabat-pejabat Negara lah yang perlu disalahkan dalam hal ini,kenapa coba mereka diam saja ketika banyak perusahaan membeli sepeda motor,mobil,pesawat,kereta sebanyak-banyaknya dari luar negeri,kalau saja mereka  membuat kebijakan dengan membatasi jumlah kendaraan yang boleh diimport dari luar negeri sebenarnya angkot yang bapak tarik bisa mendapat pemumpang,tapi apa kenyataanya yang ada malah kosong seperti ini.
Pak ujang        :wah..wahh wahh bagus sekali cakap kau itu lae,belajar dari siapa pak? Kalau boleh ajarilah saya?
Pak ucok          :(sambil tertawa) saya belajar itu dari anak saya yang masih kelas lima SD nama nya Jaka,setiap hari dia selalu membaca kata-kata itu sampai-sampai saja bisa luar kepala menghapalinnya.
pak ujang        :bapak punya anak juga ya,wahh..wahh..wahh hebat kali anak sampean itu,nanti kalau sudah besar dan sukses bilang sama anak mu itu supaya jangan sampai lupa dengan orang kecil seperti kita ini.
Pak ucok          :lhaa iya dong ,saya selalu mendidik anak saya dengan hal-hal yang baik saya selalu berpesan sama anak saya itu supaya jagan sombong kalau sudah berhasil.
(pak ujang membalas sambil tertawa ,kemudian ada seorang mahasiswa yang menghampiri mereka dan duduk mendengarkan pembicaraan mereka)
Mahasiswa      :panas ya pak??? (sambil mengipas-ngipaskan selembaran kertas ditangannya)
pak ucok          :iya dari tadi kami sedang membahas itu dengan pak ujang ini,tapi sampai ke masalah presiden dan lain-lain,hahahaha,,siang-siang ngapain disini nak? Gak kuliah?
Mahasiwa       :ohh begitu.perkenalkan pak nama saya Hasan,mahasiswa dari pendidikan biologi UIN SUKA,saya disini mau membagikan brosur ini kepada para supir angkot,dan dari tadi saya memperhatikan dan agak sedikit menyimak pembicaraan bapak-bapak ini.mengenai masalah panas,minimnya penumpang yang mau naik angkot,sampai ke masalah presiden dan pejabat Negara.
Pak ujang        :iiya memang benar dari tadi kami membahas hal itu,habis tidak ada kerjaan sambil menunggu para penumpang yang mau naik.dan mengenai brosur yang nak hasan ingin bagikan bolehkah kami mengetahuinya ?apalagi tadi nak hasan bilang untuk para supir angkot!!
Mahasiswa      :oohh boleh pak silahkan ambil saja sebanyak mungkin (sambil menyerahkan brosur itu kepada pak ujang dan pak ucok) jadi begini pak saya ditugas kan dari program studi saya untuk mencari penyelesaian dari sebuah masalah yang berhubungan dengan pemanasan global dan saya mencoba mencari penyelesaian dengan tema “kembali ke angkutan umum” dan untungnya saya dipertemukan dengan bapak-bapak disini supaya bisa merespons maksud saya ini.
pak ujang        :maksudnya bagaimana si nak? Bapak ora dong iki,wong bapak tamat SD saja tidak bagaimana mau mengerti hal seperti ini,(sambil memperhatikan brosur-brosur itu)
mahasiswa      :tenang pak saya akan menjelaskannya terlebih dahulu,jadi gini pak kita semua tau bahwa sudah hampir tiga minggu ini setiap hari selalu panas,itu dikarenakan semakin banyaknya jumlah kendaraan diIndonesia ini,coba bapak bayangkan jika hampir lima ribu kendaraan dibeli oleh rakyat Indonesia per tahunnya,yang terjadi adalah meningkatnya gas Co di udara asap-asap kendaraan yang mengakibatkan terjadinya pemanasan global,dan kalau saja pemanasan global terjadi maka akibatnya sangat berbahaya.dan juga kalau  semakin banyak kendaraan yang dimiliki masyarakat sepeda motot contohnya maka angkot ,becak,bus dan segala angkutan umum pasti bakalan tidak laku.nah disini saya mau mengajak masyarakat untuk mari memperbaiki pola hidup kita,mulai lah dari diri sendiri dan dari hal yang paling kecil saja dulu .
pak ujang        :wahh hebat sekali kamu nak.memang itu lah perbedaan antara pemikiran orang yang sekolah dengan orang yang tidak sekolah.lalu bagaimana selanjutnya,maksud dari hal yang paling kecil saja itu apa nak?
Mahasiswa      :ahh bapak ini bisa saja,maka dari itu saya disini untuk mengajak bapak-bapak untuk memulainya.sebagai contoh mari kita sebarkan brosur ini kepada tetangga ,dijalanan dan kepada para pengendara motor,agar mereka baca dan memahami apasih dampak dari penggunaan sepeda motor yang berlebih,dan mari kita ajak mereka memperbaikinya.
Pak ucok          :wahh,, kalau begitu saya sudah mengerti nak hasan apa tugas saya sekarang.siap pak guru kami akan melaksanakannya .demi keberlangsungan hidup kita bersama.
Mahasiswa      :terimakasih banyak bapak-bapak atas tanggapannya.semoga rencana kita ini berhasil.aminnn
Demikian cerita tentang pembicaraan antara seorang mahasiswa dengan bapak-bapak supir angkot.setelah kita simak dari cerita tersebut apa yang bisa kita simpulkan? Nah dari cerita itu kita sebagai mahasiswa yang dianggap unggul dan maha tau oleh masyarakat mari kita lakukan perubahan dan pembaharuan kepada masyarakat dengan mengabdikan diri kita kepada kepentingan masyarakat,menolong nasib para sopir angkutan umum dan meningkatkan kemajuan pendidikan diIndonesia dengan langkah kembali ke angkutan umum,saya yakin banyak dari saudara sekalian yang sudah enggan naik angkutan umum semisal kalu hendak pulang kampung ke Sumatera lebih baik naik pesawat terbang ,kan lebih cepat,elit,tidak ada copet,pakai  AC dan mewah atau mungkin naik kereta yang hendak mudik atau pun naik sepeda motor.kita sering melihat bahwa semua stasiun tv kalau sudah musim mudik saja semua menayangkan mengenai kemacetan dimana-mana,itukan karena kesalahan kita sendiri kalau saja semua yang mudik tidak mengendarai sepeda motor tetapi nail bus atau angkutan umum,otomatis jalan tidak akan macet karena kebanyakan penyebab kemacetan itu adalah semakin galaknya pengendara sepeda motor yang tiap tahun jumlahnya semakin meningkat ,dan kalau misalnya masalah banyak copet didalam angkutan umum maka itu adalah tanggung jawab kita sendiri untuk menjaga barang kita,karena  saya yakin “tidak ada asap kalau tidak ada api”artinya tidak akan ada pencopetan kalau tidak kita sendiri yang mengundangnya.jadi dengan cara itu selain membantu mengurangi kemacetan dijalanan tetapi kita dapat meningkatkan taraf hidup orang-orang yang bergantung pada angkutan umun seperti supir misalnya mereka dapat membiayai kebutuhan hidup dan sekolah keluarganya,dengan seperti itu kita juga membantu pemerintah untuk mengatasi berbagai masalah Negara, kita juga bisa menjaga lingkungan tempat tinggal kita ini dari polusi udara dan polusi suara dan dapat mengurangi pemanasan global,selain itu kita juga bisa membantu perekonomian Negara karena dengan mengurangi jumlah kendaraan kita juga mampu mengurangi masalah bahan bakar minyak atau BBM dan saya yakin tidak susah melakukan langkah seperti ini kalau dimulai dari kesadaran diri sendiri dan saling mengingatkan satu sama lain agar tidak egois dalam hidup ini karena ada ayat Al-Qur’an yang artinya ”berlomba-lomba lah kalian umatKu dalam berbuat kebajikan didunia ini,dan janganlah kamu berbuat kerusakan,sesungguhnya Allah mencintai orang-ornag yang berbuat kebajikan”.jadi sangat jelas bahwa dalam agama islam itu sanagt dijelaskan bahwa jangan lah kita sebagi umat yang hidup didunia ini berbuat kerusakan tetapi jaga dan lestarikan lah apa yang telah diciptakan oleh Allah kepada kita.jadi mari kita bersama-sama mengubah cara hidup kita menuju yang lebih baik. Wassalamualaikum wr.wb


BIODATA
Nama              : Yusni Lestari siregar
Alamat                        :jln ORI I/5a Papringan Yogyakarta
Ho hp               :089613477104
Alamat email  :yusnilestari3@gmail.comAlamat fb: Yusnie Chiregarr Cmunt
 Fak/jurusan :fakultas sains dan teknologi Uin sunan kalijaga Yogyakarta jurusan pendidikan biologi