Antara Cita-Cita dan Cinta
Disuatu pagi yang cerah,tepatnya hari jumat 03
agustus tahun 2008 aku terjaga dari tidurku,sejenak aku pandangi sekelilingku
ternyata aku tidak lagi berada diantara sahabat dan keluargaku,aku berpikir
sejenak ternyata kemarin baru saja aku menyeberangi beberapa pulau dari
sumatera hingga ke Yogyakarta ini,aku berasal dari sebuah dusun yang sangat
jauh dari jangkauan kota,sehingga untuk menyeberang menuju Yogyakarta ini
menghabiskan waktu selama satu minggu dalam perjalanan dengan menumpangi bus
antar pulau.banyak hal yang memotivasi aku untuk datang ke kota yang besar
ini,dan hal yang paling utama adalah aku ingin membawa ibuku jalan-jalan ke pulau
jawa,karena ibuku sendiri berprinsip kalau bukan karena anak saya
kuliah di Yogyakarta kapan lagi saya memijakkan kaki ini di kota yang
hampir menjadi idaman masyarakat pelosok seperti kami ini?aku bangga dengan
ibuku karena beliau selalu mendukung apapun yang aku lakukan selama dalam
kebaikan beliau selalu berusaha untuk bekerja untuk membiayai kehidupan
kami,aku memang masih punya seorang ayah,tapi tak seperti ayah yang dimiliki
teman-temanku,ayahku memang bukan seorang dokter,guru,insinyur dan mungkin
polisi atau tentara tapi ayahku hanya seorang PNS irigasi yang hanya tamatan
SMA setelah jadi honor sampai berpuluh tahun baru diangkat jadi PNS
kecil-kecilan yang gajinya hanya untuk makan sehari-hari sedangkan untuk biaya
sekolah dan lain-lain mereka harus membanting tulang di ladang menghabiskan hari-hari disana,pergi subuh
pulang petang,begitulah kegiatan orang tua ku sehari-harinya,sedangkan aku
mempunyai empat orang saudara dan semuanya butuh sekolah dan makan,jadi apapun
akan dilakukan demi keluarga.setelah aku tamat SMP aku disekolahkan di
kota,yaitu di SMA swasta Teladan Pematang Siantar SUMUT,dengan bersusah payah
orang tuaku selalu mencukupi kebutuhan hidupku dikota,bercermin dari sana aku
selalu berusaha belajar sungguh-sungguh agar bisa melihat senyum manis dari
kedua orang tuaku,aku memang bukan seorang siswa yang jenius,pintar serba
kecukupan seperti teman-temanku tapi aku adalah anak yang bermimpi yang kalau
saja aku bisa menjadi orang yang berguna bagi orang-orang disekitarku,semenjak
duduk di bangku SMA aku semakin sadar bahwa semakin berat tanggungan kedua
orang tuaku sehingga aku mulai bekerja di sebuah rumah makan di Pematang
Siantar dekat sekolahku sehingga aku bisa menabung untuk biaya ikut bimbingan
belajar,karena aku punya cita-cita besar yaitu ingin kuliah di kota Yogyakarta
dan membawa ibuku jalan-jalan.dan Alhamdulillah saat aku duduk di bangku kelas
tiga SMA aku bisa mengikuti bimbingan belajar,hari-hari ku lalui dengan penuh
tawa dengan teman karibku Ayu Sinaga
yang sama-sama duduk dibangku kelas tiga SMA sama-sama berjuang ingin
membanggakan orang tua kami karena kami sama-sama berasal dari keluarga yang
serba pas-pasan tapi aku pikir aku lebih beruntung dari dia karena aku masih
dianugrahi seorang ayah yang bisa menjadi pendamping hidup ibuku dalam mencari
rezeki,sedangkan dia hanya mempunyai seorang ibu dan mempunyai empat orang
saudara juga,tapi hal itu tidak menjadi masalah bagi kami dalam belajar,aku
selalu bilang saat dia rindu kepada ayah nya “ayu kalau kamu rindu sama ayah mu
kamu boleh kok aggap ayahku sebagai ayahmu,akau sayang sama kamu aku gak papa
kok kalau berbagi dengan mu,kita kan sahabat”kalau aku udah bilang gitu kami
selalu berpelukan,disamping berjuang untuk cita-cita aku dan dia juga punya
cerita tentang cinta,saat aku dan dia duduk di kelas dua SMA kami coba-coba
dekat dengan cowok ,kami punya janji apabila salah satu diantara kami punya pacar,maka
yang satu juga harus punya pacar,tapi saat itu hanya ada satu cowok yang naksir
sama ayu,aku tau dia memang lebih cantik dari aku,tapi tak menjadi penghalang
bagi kami dalam mencari pacar,suatu malam saat kami berdua ngobrol di kamar cerita
tentang si cowok yang naksir si Ayu,tiba-tiba Ayu bilang ukhti gimana kalau kita satu cowok aja ,maksud
nya aku dan kamu sama-sama jadi pacar dia,hahaaha gilak apa?? Iya loo gak papa
kan kita kan udah sahabatan semenjak kelas satu SMA,biasa nya apa aja kita
selalu berbagi sampai ayah aja kita selalu berbagi,lalu apa salahnya coba kalau
pacar aja di bagi,hehehe,kamu ada-ada aja ayu mana mau si cowoknya digituin
,alah yang ada si cowok itu keenakan kali kata Ayu,lho enak kenapa? Tanya ku
”enak dong punya pacar sekali dua,jadi kalau dia bosan sama ukhti,jadi sama aku
lagi deh,hehehehe”, “ ichh inggak kali Ayu malah dia bingung ntar kalo mau
jalan ntar yang diajak siapa,kalo aku ntar kamu cemburu kalau dua-duanya bisa
bangkrut dia,hahahahaha” hehehe iya juga sih,tapi gak papa,kan kita sahabat
jadi gak ada kata-kata cemburu dan soal dia bangkrut biarin aja,kan resiko dia”
hahahahaha yaudah ntar aku bilang ke dia deh,ntar kita ngobrol bareng bertiga,
hehehe siipp siipp lalu kami berpelukan lagi sambil bilang,kita memang dua raga
tapi hati kita satu.hahahaha l love you sahabatku,tak terasa mata pun semakin
mengantuk,kemudian kami saling kembali ke tempat tidur masing-masing di kost
yang harga nya paling murah sedunia akherat,begitu juga dengan fasilitas yang
cukup baik bagi anak kost-kost an.pagi nya ayu selalu membanguniku untuk shalat
subuh dan mengaji bersama,oohh sungguh menyenangkan punya sahabat yang
perhatian seperti ayu,hehehe sepulang sekolah kami lalu membuat janji dengan
cowok yang rencana nya mau kami pacarin
panggil saja Rifki,dia anak IPA satu disekolah kami sedangkan aku dan ayu anak
IPA tiga,dia terkenal dengan kriteria cowok yang pinter tapi pendiam dan juga
tidak terlalu suka dengan gaya yang bisa dibilang modish jaman sekarang ini,dia
berasal dari keluarga yang harmonis dan kami pikir dia adalah criteria cowok
yang perfect banget sehingga aku dan Ayu menaruh hati padanya dan kami sering
mengikuti dia ketika memasuki perpustakaan dan dia selalu memperhatikan tingkah
laku kami,hahah lucu rasanya kalau mengingat kembali cerita diperpustakaan
sekolah saat Rifki masuk ke perpus dengan cepat kami masuk juga dan di kami
pura-pura merapikan buku-buku yang sudah lama tidak dugunakan,tujuan pertamanya
sih mau cari perhatian sama Rifki, eh.. tenyata diperhatiin sama ibu penjaga
perpus malah disuruh beresin semua buku-buku yang ada di perpustakaan itu,dan
akhirnya siang itu kami terpaksa membereskan semuanya dan Rifki malah keluar
dari perpus,huuhhhh kasian dehh!!!! Tapi aku dan Ayu tak pernah lelah mengikuti
si rifki,tenyata tak disangka-sangka ternyata si Rifki itu suka sama si Ayu
kami tau hal itu dari teman akrabnya dan dia meminta no hp si ayu,dan akhirnya kami
bisa sms an deh dengan si Rifki cowok yang selama ini kami buntutin di
perpustakaan,siangnya ayu ngajak ketemu dia di perpus dan menceritakan rencana
aku dan ayu,” what????? Kamu mau kalau aku pacaran sama kalian berdua??? Rifki dengan muka terkejut “iiiyaa,kalau kamu
mau pacaran sama aku kamu harus juga pacaran dengan sahabatku ini,kalau tidak
ya sudah,gak jadi deh kita pacaran,”jawab ayu, sejenak rifki berpikir sedangkan
aku dan ayu senyum-senyum sendiri menunggu jawaban nya “oke lah kalau begitu,kalau
memang itu mau kamu aku mau kok pacaran dengan kalian ber dua” “yeyeyeyeye beneran???”
teriak ku dan Ayu “iya beneran jadi
cinta segitiga” jawab Rifki,”tapi cinta segitiga disini bukan berarti
ada rasa cemburu,perselisihan dan jangan sampai hal yang seperti ini membuat
persahabatan kita hancur ya,”jawab ku “iya kita disini tiga raga tapi satu
hati,” serentak kami mengatakan kata-kata itu.”akhirnya rencana kita
berhasilkan”kata si Ayu sesaat tiba di kost “sekarang kita sudah punya pacar
dan semoga tidak terjadi perselisihan diantara kita bertiga” jawabku sambil membentangkan badan di atas
tempat tidur.malamnya kami saling telepon bertiga,aku,Ayu dan Rifki rasa nya
senang banget,tapi tenyata setelah dekat dengan Rifki kami baru tau kalau Rifki
bukanlah seperti yang kami liat sehari-hari sebagai anak yang hidup dari
keluarga yang harmonis tapi ternyata dia lebih dari yang kami pikirkan ternyata
dia berasal dari keluarga yang hancur berantakan ayahnya pergi dengan wanita
lain dan dia tinggal bersama ibunya dan satu orang adik perempuan,semua beban
keluarga dilimpahkan kepada Rifki,tapi itu lah hebatnya Rifki dia bisa
menyembunyikan masalahnya itu dari teman-teman sekelasnya,dia tampak seperti
orang yang sama sekali tidak punya beban,aku bangga pada Rifki ” aku juga
bangga kok sama dia” kata si Ayu.”iya dong siapa yang gak bangga sama cowok yang
seperti dia” jawabku “pacar siapa dulu dong??? Pacar kita” hahahaha kami
tertawa terbahak-bahak. Tak terasa saat menerima hasil belajar selama satu
semester juga tiba aku nggak nyangka
tenyata aku dan Ayu dapat rangking tiga
dan empat,aku rangking tiga dan Ayu rangking empat,akhirnya aku bisa melihat
senyum dari ibuku yang selama satu semester ini tertunda,karena dengan melihat
hasil raport yang bagus ibuku selalu tertawa dan senang dan bilang ini baru
putriku gak sia-sia ibumu ini kerja banting tulang di ladang nak,hehehhe kata
bapak wali kelas kami ,kami memang sikembar yang hebat,”hahaha sikembar dari
mana coba mirip aja enggak malah lebih cantik aku”,ketus si Ayu,”hahahah
bercanda sahabatku”,jawab dia. Saat liburan sekolah aku pun kembali dusun,Ayu
juga kembali ke kampungnya,” yah perpisahan deh selama tiga minggu”kata si ayu
kesal “iya yha,aku gak mau pisah sama kamu” kan cuman tiga minggu jawabku “ehh
iyaa yha”jawab Ayu.selama dikampung aku gak bisa nelpon Ayu dan Rifki itu semua
dikarenakan dusun aku yang terlalu pelosok jadi tidak ada sinyal
handphone,,heheh jadi malu.. tapi memang bener lho kalau mau telepon aja harus
keladang,nah di ladang baru ada sinyal itu pun sinyal nya suka kabur,hahaha
nasib lah jadi anak dusun,wkwkwk hal itu juga lah yang memotivasi aku untuk
kuliah di Yogyakarta ,setelah liburan kami mulai lagi aktivitas kami sehari
hari saat itu sudah dekat dengan namanya Ujian Nasional,dan hubungan kami dengan
rifki semakin baik saja karena setiap hari kami salalu menghabiskan waktu
istirahat di sekolah untuk diskusi soal-soal Uijan Nasional,saling membantu dan
saling memberi itulah prinsip kami bertiga dalam belajar saling terbuka dan berbagi dalam masalah yang
dihadapi,ohhhh soo sweettt nya cinta segitiga ini gumamku!!!,tuntutan tugas
dari sekolah juga semakin menjadi-jadi saja karena sudah mau ujian sekolah tapi
kami selalu menyelesaikannya bersama hingga hampir semua guru dan murid-murid
di SMA Teladan itu tak menyangka kalau kami bertiga mempunyai ikatan yaitu
ikatan cinta segitiga.suatu saat disela-sela waktu belajar Rifki bertanya
kepadaku katanya “ntar kalau sudah lulus mau lanjut kemana?” “aku mau
melanjutkan kuliah ku di Yogyakarta mau ambil jurusan pendidikan biologi di
UNY”,jawabku ” lalu kamu lanjut kemana ? Tanya nya pada Ayu “aku tak melanjut Rif
,bisa tamat SMA saja aku bersyukur banget
,boro-boro
mau melanjut,kalian sadar gak si kalau aku gak punya ayah mana bisa ibuku
membiayai uang kuliah ku nanti,bisa-bisa berhenti dijalan “ jawab ayu “bukan
kah aku udah pernah bilang ayu,aku sahabat mu akan selalu menolongmu dalam hal
apapun,sabar ya kamu gak ingat ya apa yang dibilang bapak kepala sekolah
itu,bahwa sekarang siapapun bisa menikmati kuliah asal dia punya kemauan dan
kemampuan ,buktinya banyak perguruan tinggi negeri yang bisa menerima kita
lewat jalur bidik misi,dan banyak lagi bantuan yang bisa kita dapatkan kalau
sudah masuk di perguruan tinggi negeri tersebut,jadi selama kita punya kemauan
dan kemampuan mengapa tidak untuk mencoba”jelas ku “ wahhh wahh wahhh tenyata
aku tidak salah punya dua orang pacar sekaligus udah
cantik-cantik,pinter-pinter dan penyayang lagi, Allah itu begitu baik
kepadaku,walaupun Dia sudah membuat keluargaku berantakan tapi Dia memberiku
dua orang pacar sekaligus”jawab rifki, rif kamu tidak boleh bilang begitu,kamu
tidak boleh menyalahkan Tuhan,kamu tau gak Tuhan itu gak bakalan ngasi cobaan
yang gak bisa dihadapi oleh hambanya dan disetiap ada cobaan kita harus
bersyukur karena setelah adanya cobaan selalu diselipkan kebahagiaan
dibelakangnya,lagi pula semakin kita bisa menghadapi cobaan kita dilatih untuk
menjadi dewasa”tutur si ayu “terimakasih ya pacar-pacarku yang pinter dan
cantik-cantik kata-kata kalian sangat mengiburku aku akan mencoba untuk ikhlas
menerima cobaan dari Tuhan “balas rifki “ya harus gitu dongg!!!tetap semangat
dan berjuang untuk cita-cita kita” teriak ku dan ayu.”lalu setelah lulus kamu
mau lanjut kemana rif?”Tanyaku “insyaAllah aku mau melanjut di Farmasi Universitas Sumatera Utara,gak usah
jauh-jauh,nanti tidak ada yang membantu ibu menyekolah kan adikku,”jawab
rifki,iya semoga kita semua bisa diterima di Universitas yang kita inginkan
ya”sahut ayu.aminnn jawabku dan rifki.tak terasa Ujian Nasional telah terlewati
semenjak terahir kami bertemu dengan rifki setelah berbicara soal masa depan
itu kami sudah jarang ketemu disekolah apalagi setelah usai Ujian untuk
menelpon saja pun dia sudah tak pernah,aku dan ayu memutuskan untuk tetap
belajar seperti biasanya di kost untuk
persiapan ujian SNMPTN dan kami juga mengikuti bimbingan belajar di tempat yang
bimbingan belajar yang paling murah sedunia akherat,tapi murah bukan berarti
tidak berkualitas lhoo,hehehe, saat ujian SNMPTN tiba aku putuskan untuk
mengambil jurusan pedidikan biologi di UNY dan di UIN sunan kalijaga sedangkan ayu
mengambil pendidikan kimia di Universitas Negeri Medan dan kimia di USU.saat ujian
berlangsung kami berharap sekali bahwa diantara 12 ribu peserta ujian bisa
tertera namaku ,ayu dan rifki,walupun kami sama sekali tidak tau apakah rifki
ikut mendaftar juga atau tidak , ternyata setelah pengumuman ujian SNMPTN
keluar, diantara nama kami bertiga yang keluar hanya namaku saja itu pun jatuh
pada pilihan kedua yaitu pendidikan biologi di UIN sunan kalijaga Yogyakarta,mendengar
kabar itu aku melompat kegirangan apalagi saat aku memberitahukan hal itu
kepada ayah dan ibuku tangis dan tawa menyelimuti akihir nya tidak sia-sia aku banting tulang
diladang nak bisa juga kau angkat nama ayah dan ibumu ini dimata masyarakat
,yang selama ini dipandang sebelah mata,bulan agustus ibu akan berangkat
mengantarkanmu ke Yogyakarta kata ibuku dengan penuh semangat,aku sangat
senang,akhirnya aku bisa,aku adalah orang yang terpilih gumamku,tapi bagaimana
dengan ayu dan rifki pasti mereka sedih sekali,ku coba menghubungi nomor handphone
ayu dan rifki di ladang teryata sama
sekali tak ada jawaban.ku coba sekali lagi dan ayu mengangkat telpon ku”
assalamualaikum selamat ya ukhti sayang sahabatku tercinta,ukhti adalah orang
yang terpilih bisa masuk di perguruan tinggi negeri dan menjadi mahasiswa di
Yogyakarta,sekali lagi selamat ya ukhtiku sayang jangan khawatirkan aku,sejak
awal sudah kuduga kalaupun aku masuk di Universitas pilihanku aku pasti tidak akan
mengambilnya,karena keadaan ekonomi keluargaku,pergilah ke Yogyakarta bawa ibumu
jalan-jalan seperti yang ukhti ceritakan dulu,dan raih cita-citamu menjadi guru
biologi dan jadi guru yang dicintai oleh anak didiknya,tapi hanya satu pintaku
ukhti jangan pernah lupakan aku sebagai sahabatmu karena aku sudah menggapmu
sebagai kakaku,jujur aku iri padamu ukhti karena engkau selalu dilebihkan oleh
Allah dalam segala hal,engkau lebih pintar,engkau diberi seorang ayah dan
engkau lebih dicintai rifki,tapi aku tidak mau peduli dengan rasa iri dan
cemburuku itu karena ada satu hal yang sangat aku pegang teguh bahwa kita
memang tiga raga tapi kita satu hati,ntah lah bagaimana kabar rifki sekarang
aku tak pernah dapat kabar darinya,ku coba telpon hp nya tapi tak diangkat,ku
coba kirim pesan tak dibalas,aku sangat mengkhawatirkan dia ukhti,”sudah
selesai ngomongnya ?”tanyaku pada nya ”belum ukhti,,oya ukhti nanti kalau umur
kita panjang dan dipertemukan kembali sama Allah ,kalau ukhti pulang ke kampung
bawa oleh-oleh ya buat sahabatmu ini,aku mau baju batik asli Yogyakarta,dan aku
mau dengar cerita tentang semua
pengalaman ukhti selama disana,agar aku bisa merasakan juga kebahagiaan ukhti’’
udah ngomongnya tanyaku lagi,.udah ukhti jawab dia “sekarang aku boleh
ngomongkan?”tanyaku ya silakan ukhti, jujur aku sedih dengan semua ini ayu,aku
tau dari tadi kamu ngomong panjang lebar bilang selamat dan apalah aku tau
kalau sebenarnya hatimu itu menagis dan tidak bisa menerima ini semua,setelah
tiga tahun kita bersama kita habiskan masa-masa remaja kita bersama
sampai-sampai pacar pun kita bagi dua,aku tak bisa meninggalkan mu dalam
keadaan seperti ini,aku tau kamu pasti ingin juga seperti aku,dan kamu juga
boleh kok marah sama ku karena aku harus meninggalkan mu demi kebahagiaan orang
tuaku,kamu boleh marah,iri atau cemburu dengan apa yang aku miliki,itu hak mu
ukhti tapi itu semua sudah menjadi takdir dari Tuhan ukhti,dan aku harus pergi
,iya aku janji aku tidak akan melupakanmu sekalipun aku punya banyak teman
nantinya tapi yakinlah tak ada orang yang bisa menggantikan mu di
hatiku,kamulah wanita kedua yang aku cintai setelah ibundaku ukhti,dan aku
serahkan saja urusan rifki kepadamu,aku ikhlaskan dia untukmu,tidak mungkin aku
menjalin hubungan dengannya dalam keadaan jauh,dan kamu harus jaga dia cari dan
temukan dia kembali aku akan segera kembali untuk kalian,aku tahu kamu pasti
menangis dari sana memang wajar saat orang yang kita sayangi harus pergi
meningalkan kita,tapi percaya lah aku akan kembali ukhti ku sayang,,dengan
suara setengah menangis ayu menjawab “iya ukhtiku sayang aku akan mencari rifki
dan menjaganya untukmu,pergilah dan cepat lah kembali untuk kami,dan kita akan
selama nya kita aku,kamu dan dia, tiga raga tapi satu hati, oya ukhti kapan
jadi berangkat ke Yogyakarta??” tanggal 07 agustus ukhti,”aku akan berangkat
bersama ibuku,dan Alhamdulillah ukhti biaya kuliahku dijogya tidak terlalu
mahal sehingga masih bisa terjangkau orang tuaku dan Alhamdulillah ukhti baru
saja ibuku dapat rezeki hasil panen cabai minggu ini sangat lumayan,sehingga
ada tambahan biaya berangkat” jawabku “ohh yaa saya ikut senang mendengar nya
ukhti,ya semoga perjalananya selalu dirahmati oleh Allah ya Ukhti”sahut ayu
aminnn ya rabballalamin.ya sudah ya ukhti sudah sore aku harus pulang,ini aku
lagi diladang cuman untuk nelpon ukhti doang,maklum lah belum ada sinyal dikampung,hehehehehe,,iya
ukhti saya maklum kok,ya sudah nanti kalau sudah mau berangkat kasi tau ya
ukhti,l love you ukhtiku sayang,bye..bye… assalamualaikum…yaa l love you too ukhtiku
sayang waalaikumsalam..aku pun segera kembali menghampiri ibu ku yang lagi
kerja dan mengajaknya pulang.tak terasa tanggal 07 agustus pun telah tiba,aku
dan ibuku sudah mengemasi pakaianku dan pakaian ibu yang dibutuhkan selama
beberapa hari disana,aku melihat terpancar rasa bangga dan semangat dari senyum ibu saat hendak berpamitan
kepada ayah dan adik-adikku,nanti giliranmu ya yah tahun depan ayah yang ikut
ke Yogyakarta untuk mengunjungi putri kita ini,sekarang giliran ibu dulu yang
kesana”kata ibuku kepada ayah,pastinya jawab ayahku,aku melihat air mata jatuh
dipipi ayahku ternyata ayahku sedih juga ya saat melepas kepergian putri
sulungnya,aku gak nyangka sebegitu sayangnya ayahku kepadaku,kupeluk ayahku
sambil mengahapus air matanya dan kucium pipi ayahku,danku bisikan padanya
“terimakasih ayah aku mencintaimu karena Allah aku berjanji kita akan bertemu
kembali saat aku berada di atas podium mengenakan jubah,toga wisuda dan
mengenakan selempang yang bertuliskan coumlaude dan mahasiswa lulus
tercepat,aku janji ayah,ayah baik-baik ya dengan ibu,jaga ibu dengan baik aku menyayangi
kalian semua,lalu ayahku menjawab “iya putriku,maaf kan juga ayahmu ini yang
tidak bisa memberikan kemewahan pada keluarga kita ,dan ayah tunggu janjimu
tiga tahun lagi,pergi lah,raih cita-citamu,buat bangga orang tuamu,dan jadilah
anak yang baik dan tidak sombong apabila sudah sukses,dan satu pesan ayah
selalu bersikap jujur. Rasa haru dan tangis menghiasi kepergianku, hanya
lambaian tangan dan air mata yang masih bisa aku berikan saat ini ayah,selamat
jalan putriku saat aku baca pesan dari ayahku,aku tau ayah belum bisa melepas
kepergianku,tapi kucoba tegarkan hati ku pandangi wajah ibu ku penuh dengan
senyum hangat,trimakasih ya Allah engkau berikan aku ayah dan ibu yang sangat
menyayangiku.selama diperjalanan aku merasakan kasih sayang yang luar biasa aku dapatkan dari
ibuku,setelah tiba di Yogyakarta kami langsung bertemu dengan abang sepupu ku
yang juga kuliah di Yogyakarta untuk membawa kami menuju kampus UIN sunan
kalijaga untuk menyelesaikan administrasi setelai usai lalu aku dan ibuku diajak
menikmati suasana kota Yogyakarta,kami sempat mengunjungi pantai Parangtristis
disana ku perhatiakan ibu sepertinya dia senang sekali dan ibuku juga bilang
sudah hilang rasa capek dan lelah yang ibu alami selama satu tahun ini,kami juga
mengunjungi beberapa candi dan malioboro,dan tak terasa sudah satu minggu ibuku
di Yogyakarta tiba lah perpisahanku dengan ibuku,aku benar-benar tidak rela
ditinggalkan oleh ibuku,aku tidak siap menjalani hidup di tempat yang sangat
jauh dari keluarga dan sahabatku,tapi apa boleh buat aku harus meneruskan janji
yang telah aku buat dengan ayahku bahwa aku disini bukan untuk bersedih dan
menangis tapi untuk menuntut ilmu,ku peluk erat tubuh ibuku rasanya tak ingin
ku lepaskan,hanya satu pesaan ibu buatmu sayang,jangan pernah sia-siakan
keringat orang tuamu,ingat selalu bahwa orang tuamu dikampung bekerja banting tulang pergi pagi pulang sore
setiap hari jadi jangan main-main disini.air mata mengalir deras dari pipi
ibuku kupeluk sekali lagi dan pesawat yang membawa ibuku akhirnya tiba di
bandara Polonia Medan dan ibuku mengabari sudah tiba dirumah dengan
selamat,Alhamdulillah ya Allah.hari-hari kujalani ternyata tak sesedih yang ku
bayangkan disini aku cepat dapet teman baru,di kost-kost an ku juga banyak
teman baruku,saat ospek di kampus juga menyenangkan dan tak terasa satu minggu
kuliah telah berlalu,sebelumnya saat ospek aku bertemu dengan seorang cowok
asal NTT yang ternyata kami satu nasib sama-sama belum ikut placement test
bahasa inggris dan bahasa arab,maklum kampus UIN sunan kalijaga kampus islam
jadi ada tes bahasa arabnya,kemudian kami bertemu dikantor pusat bahasa dan
budaya UIN sunan kalijaga dan saling tukaran nomer handphone,dan sering sms an
hingga akhirnya saling suka,sebenarnya dia tidak mau masuk di UIN karena
sebelum ikut test dia ingin sekali kuliah di kairo di Al-Ahzar,tapi ayah nya
bilang kalau kau mau ayah sekolahkan,sekolahnya di Indonesia aja,jadi terpaksa
deh ambil di UIN jogja katanya.sebut saja namanya rahman,hari demi hari kami
jalani dan semakin sering sms an dan ternyata ada rasa,ntah rasa apa,asam,
manis atau pahit ,gak tau deh!! Dia pernah bilang padaku kalu dia itu dulunya
sekolah dipondok pesantren selama enam tahun jadi selama itu dia tidak pernah
dekat atau kenal dengan cewek,pernah katanya dia pacaran tapi tak pernah ketemu
dengan si cewek,makanya dia bilang saat ngobrol dengan cewek katanya dia
grogy,hahahaha rasanya pengen ketawa banget saat dia cerita gitu.dan emang
kelihatan dari caranya nya dia sms dia memang belum mengenal artinya cinta dan
sungguh dia masih kekanak-kanakan banget dan entah kenapa aku suka dengan gaya
dia yang seperti itu,kesan nya alami gitu tidak munafik,tapi sering sih aku
kesal menghadapi dia,masak saat mau mengungkapkan cinta aja gak bisa dan kalau
ketemu mesti harus tidak ada orang,cukup lama aku dan dia menjalani bersama
tapi belum jadian ,tapi setelah dua minggu jadian kami akhirnya putus ,dengan
alasan break dulu deh aku lagi pusing katanya.ya sejak saat itu aku dan dia
sudah jarang komunikasi dan belum ada kata –kata putus sama sekali,aku cukup merasa
kehilangan saat itu,aku belum bisa menerima alasan dia bilang gitu,karena
selain lucu,polos dan kekanak-kanakan dia juga orang yang jago agama jago
dakwah dan berceramah,hampir setiap hari saat bertemu di taman depan masjid dia
selalu nyeramahin aku dan hal yang paling aku ingat dan aku berusaha
menjalankannya adalah saat dia bilang “aku boleh minta sesuatu gak? Itu
jilbabnya dipakai terus ya,jangan pernah dilepas walaupun bertaruhkan nyawa
kecuali didepan ayah,paman kakek atau keluarga,karena seorang wanita itu
kelihatan anggun dan indah dipandang ketika dia mengenakan jilbab” itu lah yang selalu aku
ingat dari semua ceramahnya padaku,dan mungkin hal yang membuat aku sampai
sekarang dan mungkin selamanya tidak bisa melupakannya adalah karena dia bisa
membimbing ku dijalan yang benar dan kadang aku suka curi-curi waktu untuk
iseng coment-coment status dia di facebook,aku selalu berdoa shalat tahajjud dan meminta kepada Allah
supaya dia menjadi jodohku dan jika memang ada orang yang sudah ditakdirkan
untuknya jangan biarkan wanita lain selain aku,memang terkesan memaksa,tapi aku
yakin selagi Allah tidak keberatan mendengarkan dan InsyaAllah semoga
dikabulkan aku akan terus meminta dan memohon.tapi sekarang aku melihat dia
sudah semakin sombong dan aku semakin tidak mengenali dia, dulu dia masih
sering mengirimin aku pesan tapi sekarang jangankan ngirimi pesan balas sms aku
aja sudah tidak pernah,aku gak tau ntah karena dia sudah mengenal wanita-wanita
lain yang lebih muslimah,akhlaknya baik atau apalah sehingga sekarang ini dia
kelihatan angkuh dan sombong,ya Tuhan apakah benar-benar bukan dia jodohku
nantinya sering aku bertanya seperti itu, tapi untuk menghibur diri aku selalu
berpikir positif,bahwa Allah akan selalu memberikan yang terbaik kepada
hamba-Nya.suatu malam aku coba menghubungi nomor ayu sahabatku dan ku ceritakan
semua yang aku alami disini dan dia disana turut senang mendengarnya ,dia juga
bilang kalau rifki sudah kembali kepadanya dan dulu mengapa dia menjauh dari
kami karena ada masalah besar yang menimpa keluarganya,dan sekarang dia kuliah
di Universitas swasta di Medan,Alhamdulillah aku turut senang mendengarnya
ukhti,jawabku setelah ayu panjang lebar menjelaskannya. Dan kami saling
bertanya tentang kabar.tak terasa akirnya semester satu hampir selesai setelah
beberapa tugas praktikum dikerjakan dan banyak tugas lainnya dan ipk ku untuk
pertamanya dibagikan dan Alhamdullih aku bisa dapat ipk 3,5 di semester satu,aku
mengabarkan hal itu kepada ayah dan ibu dikampung dan mereka sangat senang
sekali,dan tak pernah aku lupa untuk bangun
pukul 03.00 wib pagi untuk bersyukur dan berdialog mesra dengan Allah
dan tak lupa aku meminta kepada Allah untuk menjadikan Rahman sebagai jodohku
nantinya.semester dua tiga empat dan lima aku jalani dengan semangat dan dengan
ipk yang Alhamdulillah luar biasa menurutku,aku juga aktif diluar kuliah dengan
kegiatan menulis dan mengajar less privat sehingga hari-hari ku lalui dengan
kesibukan tak ada waktu untuk berpacaran dan sebagainya,hanya satu laki-laki
yang aku idam-idamkan dan selalu aku pinta kepada Allah,sehingga memunculkan
niat untuk tidak bermain-main dalam kuliah ,aku juga tidak pernah kembali ke
Medan ,karena sudah aku buat janji pada diriku sendiri kalau akau tidak akan
pulang sebelum mendapat gelar,memang rasa rindu ingin bertemu dengan keluarga
dan sahabat membuatku tidak bisa dihindarkan dan selalu membuatku menagis di
kala aku shalat subuh, ku selipkan tangis,aku menagis menahan rinduku pada
kuluarga dan sahabatku aku mengadu kepada Allah yang senantiasa mendengarkan
tangisah hamba-hambanya.segala jenis penderitaan sakit,lelah,jenuh aku lalui
tak terasa akhirnya aku tiba di semester akhir dan saat penyusunan skripsi
hanya tiga bulan saja aku menyusun skripsi dan ujian munaqosyah dan akhirnya
aku terdaftar menjadi peserta ujian skripsi dan peserta wisudawan wisudawati
angkatan 2011 dan menjadi mahasiswa lulus tercepat dengan ipk coumlaude
3,8,Subahanallah ya Allah dengan hati tak karuan aku mengundang ayah dan ibu
untuk datang ke kampus untuk mengadiri acara wusuda nya aku,tepat pada tanggal
yang ditentukan aku menjemput ayah dan ibuku di bandara adi sucipto
Yogyakarta,kucium kedua kaki ayah dan ibuku dan ku peluk mereka
erat-erat.kubawa ayah dan ibuku kekost-kostanku dan esoknya adalah acara
wisudanya.rasa terharu bangga dan air mata menghiasi acara tersebut,kubacakan
sebuah kata-kata yang telah aku buat saat semester satu didepan para tamu dan
para dosen;
Dengan air mata engkau berangkatkan aku
Menuju kota yang menjadi tempat ku
menuntut ilmu
Aku tau engkau sungguh tak bisa
melepaskan kepergianku
Dengan tetesan keringat engkau korbankan
demi cita-cita anakmu
Bahkan dengan tetesan darah engkau
bekerja banting tulang
Pergi pagi pulang petang,begitu lah
setiap hari
Wahai ibu dan ayahku tersayang demi
kebahagiaanmu
Dan demi janji yang telah aku buat
denganmu
Segala derita,siksa dan cemohan aku
hadapi agar menjadi mahsiswa unggul
Bisa menjadi puteri kebanggaanmu
Dan kini dengan disaksikan beribu
manusia di ruangan ini
Ini kupersembahkan untukmu wahai ayah
,wahai ibunda ku tersayang
Tersenyumlah kini mimpimu sudah
tercapai,
Melihat puterimu menjadi pilihan,
Demikian
kata-kata yang aku ucapkan saat itu dan cukup membuat para peserta
wisudawan/wisudawati dan para tamu menangis terharu.dan aku lebih dikejutkan
lagi bahwa Rahman pria yang selama ini aku minta kepada Allah hadir didepan mataku
dan mengucapakan selamat atas keberhasilanku,dan aku menerimamu sebagai calon
istriku.aku terdiam terngaga apakah aku ini bermimpi atau hanya terbayang ??
ternyata tidak, itu semua kenyataan,tak sengaja Rahman membaca novel yang
pernah aku tulis yang menceritakan keinginanku selama ini,akhirnya tak sia-sia
semua perjuanganku selama ini ,semua yang ku inginkan bisa terkabulkan
,Alhamdulillah ya Allah Engkau selalu mendengarkan doa ku gumamku saat aku di
Bus hendak pulang ke kampung bersama kedua orang tuaku dan tak lupa aku
membawakan oleh-oleh pesanan sahabatku ukhti ayu tersayang dan buat
saudara-saudara yang lain.sedangkan Rahman masih dalam proses penyusunan
skripsi dan terpaksa tinggal di Yogyakarta dan dia janji setelah selesai
urusannya akan segera datang ke Medan dan melamarku.
Demikian
lah firman Allah yang artinya “minta lah kepadaKu maka akan Ku kabulkan”
Pesan
buat saudara-saudarku seiman dengan memperhatikan firman Allah tersebut maka
jangan lah kita enggan untuk meminta kepada Allah,karena hanya Allah lah yang
maha memberi dan maha mendengar serta maha teliti.
BIODATA
NAMA :YUSNI LESTARI SIREGAR
NO.KTM :12680009
FACEBOOK :Yusnie chiregar
cemuntzz/yusnisiregar394@yahoo.com
EMAIL :Yusnilestari3@gmail.com
ALAMAT :Jln.ORI I/5a Papringan,depok sleman
Yogyakarta
No.HP :089613477104
A.BLOG :biologyitumenyenangkan.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar